Langsung ke konten utama

Tingkat Organisasi Kehidupan Serta Manfaat Biologi Untuk Manusia dan Lingkungan

 

Sumber : pixabay.com

Telah diketahui bahwa biologi adalah ilmu yang mempelajari mahluk hidup. Mahluk hidup sendiri memiliki ciri-ciri, seperti bernafas, memerlukan nutrisi, melakukan metabolisme, mengeluarkan zat sisa metabolisme, beradaptasi dengan lingkungan, berkembang biak, tumbuh dan berkembang, dan peka terhadap rangsang.

Objek biologi dapat dikategorikan menurut tingkat organisasi kehidupan. Tingkat organisasi kehidupan dari urutan terendah sampai tertinggi sebagai berikut :
  • Molekul
  • Sel
  • Jaringan
  • Organ
  • Sistem organ
  • Individu
  • Populasi
  • Komunitas
  • Ekosistem
  • Bioma
  • Biosfer
Manfaat dari perkembangan biologi dapat dilihat dari bidang-bidang berikut
  • Kedokteran, seperti terapi gen dan cangkok organ tubuh
  • Teknologi pangan, seperti pembuatan protein sel tunggal (PST), kecap, tempe, oncom, yoghurt, dan nata de coco.
  • Pertanian, seperti teknologi hidroponik, kultur jaringan, dan tanaman transgenik.
  • Peternakan, seperti imunisasi hewan (kawin suntik).
  • Perikanan, seperti budi daya ikan windu.
  • Farmasi, seperti pembuatan vitamin sintetik dan obat-obatan tradisional.
  • Lingkungan, seperti mengurai tumpahan minyak dengan bakteri.
Baca Juga :
Sekian penjelasan tentang tingkat organisasi kehidupan dan manfaat biologi. Nantikan informasi menarik tentang sains di artikel berikutnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bagian-Bagian Daun

Sumber : Muhammad Iqbal            Daun merupakan salah satu bagian tumbuhan yang termasuk alat hara ( Organum nutritivum ). Bagian yang pertama akan dibahas adalah tentang bagian-bagian daun. Menurut Tjitrosoepomo (2009) daun yang lengkap mempunyai bagian-bagian berikut : Upih daun atau pelepah daun ( vagina ) Tangkai daun ( petiolus ) Helaian daun ( lamina )          Contoh tumbuhan yang memiliki daun lengkap, seperti Bambusa sp. (bambu), Areca catechu (pohon pinang), dan Musa paradisiacal (pohon pisang). Tumbuhan yang memiliki daun lengkap, jumlahnya tidak banyak. Kebanyakan tumbuhan kehilangan satu atau dua dari tiga bagian daun tersebut. Kemungkinan sususan daun yang tidak lengkap sebagai berikut : Daun bertangkai yaitu daun yang hanya terdiri atas tangkai daun ( petiolus ) dan helaian daun ( lamina ). Contoh tumbuhan yang mempunyai daun bertangkai adalah Mangifera indica (mangga), Artocarpus integra (nangka). Daun berupih...

Kerja Ilmiah : Sikap Ilmiah, Pendekatan Keterampilan Proses, dan Metode Ilmiah

Menurut Irnaningtyas (2016) kerja ilmiah merupakan suatu rangkaian kegiatan yang dilakukan oleh orang yang memiliki sikap ilmiah menggunakan pendekatan keterampilan proses dan melalui langkah-langkah metode ilmiah. Dalam kesempatan kali ini akan dibahas mengenai sikap ilmiah, pendekatan keterampilan proses, dan metode ilmiah. Sikap ilmiah yang harus dimiliki seorang peneliti atau ilmiah adalah sebagai berikut : Memiliki rasa ingin tahu yang tinggi Jujur Teliti Tekun Objektif Optimis terhadap keberhasilan penelitian Berpikir logis Berpikir secara terbuka Peka dan kritis Menghargai peneliti lain, menghargai hasil penelitian, serta penemuan peneliti lain. Pendekatan keterampilan proses adalah suatu cara yang diterapkan pada siswa agar dapat menemukan sendiri fakta dan konsep yang melibatkan secara maksimal seluruh kemampuannya (Irnaningtyas, 2016). Keterampilan proses meliputi : Klasifikasi objek Mengajukan pertanyaan Pengamatan (Observasi) Menyajikan data Menafsirkan data Memprediksi dan...